Tentang program studi
Pendidikan Ilmu Penyakit Dalam di FK Unhas dirintis oleh Prof. Dr. Ma’ruf, internis lulusan Universitas Utrecht yang menjadi pengajar pertama Ilmu Penyakit Dalam. Kegiatan awal berpusat di RS Pelamonia dan RS Dadi, lalu RS Akademis Jaury Jusuf Putra sejak 1962; dr. Santa Jota menjadi ahli penyakit dalam pertama yang dididik di Makassar pada 1969.
Program Studi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam diselenggarakan berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 54/DJ/Kep/1983 dan dikukuhkan kembali dengan SK No. 154/Dikti/Kep/2007. Pendidikan berlangsung di divisi infeksi tropik, hematologi-onkologi medik, nefrologi, pulmonologi, kardiologi, reumatologi, gastroenterohepatologi, serta alergi imunologi dan geriatri.
VisiMenjadi pusat pendidikan yang unggul, mandiri dan berwawasan benua maritim untuk menghasilkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang humanis dan mampu bersaing secara regional, nasional maupun global, didukung SDM yang profesional dan bertanggung jawab.
Misi- Menyelenggarakan pendidikan Ilmu Penyakit Dalam berbasis evidence based medicine, riset, dan berwawasan benua maritim.
- Memberikan pelayanan kesehatan Ilmu Penyakit Dalam yang humanis, paripurna, dan bermutu.
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dasar dan aplikatif Ilmu Penyakit Dalam.
- Menerapkan digitalisasi pada pendidikan dan manajemen program studi yang transparan dan akuntabel.
Sumber: interna.med.unhas.ac.id/sejarah · interna.med.unhas.ac.id/visi-misi · interna.med.unhas.ac.id/prodi-spesialis